Upaya Bertahan Hidup, Bagaimana Cara Lidah Buaya Melindungi Diri?

Upaya Bertahan Hidup, Bagaimana Cara Lidah Buaya Melindungi Diri?

zverev.org – Sama seperti makhluk hidup lainnya, aloe dan tanaman-tanaman lain yang ada di muka bumi memiliki ‘suatu kekuatan’ yang digunakannya sebagai media perlindungan diri. Bicara soal teknik perlindungan, bagaimanakah cara lidah buaya melindungi diri?

Cara Tumbuhan Melindungi Diri

1. Menggunakan Duri

Duri pada tubuh tumbuhan menjadi salah satu bentuk perlindungan diri yang dirasa efektif untuk menangkal berbagai serangan predator. Lewat keberadaan duri ini, hewan yang semula berniat untuk memakan sebagian atau seluruh bagian dari tumbuhan, akan merasa terganggu akibat tusukan dari duri tajam.

Contoh nyata dari tanaman dengan duri sebagai media perlindungannya ialah Lidah buaya. Dimana daging pohon ini dikelilingi oleh duri-duri tajam di sekitar dagingnya. Selain itu, ada pula tanaman salak, putri malu, mawar, durian, alang-alang, kaktus, jugua ragam makhluk hayati lainnya.

2. Melalui Bulu atau Rambut di Tubuhnya

Selain duri, beberapa jenis tumbuhan melakukan perlindungan atas diri mereka dengan memanfaatkan bulu/rambut di tubuhnya. Sebagian besar diantaranya mampu menghasilkan bulu pemicu timbulnya rasa gatal cukup parah pada para pemangsanya.

Karenanya, pastikan untuk segera menghindari tumbuhan berkarakteristik serupa bila enggan merasakan rasa gatal parah akibat rambut atau bulu tanaman tersebut. Sebagai contoh ialah tanaman bambu. Dimana pelepah bambu berambut ini berfungsi untuk melindungi tunas pada ruas bambu baru.

Bulu dalam pelepah ini bila mengenai kulit manusia akan menimbulkan bentol-bentol kemerahan dan rasa super gatal. Adapun contoh tumbuhan lain dengan bulu atau rambut sebagai pertahanannya ialah pohon rambutan dan tanaman ijuk.

3. Mengeluarkan Racun

Jenis tumbuhan tertentu mempertahankan dirinya dari serangan musuh mereka dengan mengeluarkan racun di dalam tubuhnya. Umumnya, tanaman yang mengadopsi racun sebagai pertahanannya adalah umbi-umbian, gadung, dan karet.

Disamping itu, ada pula pohon jawak, pohon upas, dan kecubung yang menerapkan teknik perlindungan ini agar dirinya tidak dilahap oleh hewan herbivora pengancam nyawanya. Jadi, dibanding harus menjadi mangsa bagi makhluk lain, mereka lebih memilih untuk memproduksi racun dalam frekuensi banyak untuk menyelamatkan dirinya.

4. Menggunakan Getah

Bukan hanya berperan sebagai sarana mobilitas atas unsur hara dan fotosintat dalam pembuluh angkut, lagaknya keberadaan getah juga dimanfaatkan sebagai wadah perlindungan diri dari suatu makhluk hayati. Beberapa contoh tanaman dengan trik perlindungan serupa adalah karet dan pohon nangka.

5. Lewat Aroma

Beberapa pohon mengeluarkan aroma tertentu untuk mengusir musuh di sekitarnya. Semisal saja bunga bangkai yang sangat populer dengan bau busuknya. Saat ada hewan ‘berbahaya’ mendekati dan hendak memangsanya, bunga ini akan mengeluarkan produksi aroma busuk secara otomatis.

Ketika aromanya telah keluar, besar kemungkinannya hewan pengganggu tadi pergi lantaran tidak tahan dengan bau menyengat itu.

Baca Juga  : Cara Menghapus Halaman Di PDF Dengan Praktis Tanpa Ribet

Itulah beberapa cara lidah buaya melindungi diri lengkap dengan jenis perlindungan lain dari pohon yang umum ditemui. Cukup menarik untuk diulik ya?